Sabtu, 11 April 2015

Second opinion

Setelah vonis dr.Aria, aku selalu berusaha utk tetap tegar dan pasrah dg apa yg aku alami. Para keluarga mencoba utk terus menguatkan aku, terutama suami dan ibuku.
bahkan kakak sepupuku memberi rekomendasi utk melakukan fetomaternal lg dg dr.Bambang Karsono di Gulardi Center Jl. kimia no 5 yg saat itu batal aku datangi. konon dr. Bambang itu adalah ahli fetomaternal terbaik di jakarta, kemampuannya utk membaca hasil usg patut diacungkan jempol.

hm.. okelah, gak ada salahnya mencoba sekali lg. barangkali fetomaternal yg kemarin ada kesalahan.

aku mulai mencari info ttg dr. Bambang di klinik itu, dan melakukan booking kesana 5 hari sebelumnya utk dibuatkan janji dg dr.Bambang Karsono.
1 hari sebelumnya , tepatnya hari senin tgl 7/4 2015 petugas gulardi meneleponku bahwa aku bs melakukan fetomaternal besok kira2 jam stgh 6 sore, dg no antrian 14 yg ternyata itu no urut terakhir. huhu, dpt no terakhir lg, tp yasudahlahh... demi bertemu dg dr.Bambang Karsono.

esoknya jam 5 dg ditemani suami aku tiba di gulardi center. kamipun melakukan daftar ulang, dan ternyata baru no antrian ke 5 (whaattttt....?! ) huhuuu aku kira udh hampir giliranku. karena kmrn kata petugasnya dr.bambang mulai praktek jam 12 siang. ms iya jam 5 sore baru no 5,, entahlah jam brp tiba giliranku. hufhhhh.. tau gini aku gak usah izin kerja..

setelah 2 jam menunggu, akhirnya sekitar jam 7 namaku dipanggil, masuklah aku k dlm ruang periksa, untungnya suami blh masuk walau hrs dipisahkan dg hordeng dan dy tetap bs melihat layar monitor usg ku.

setelah aku ganti baju periksa dg melepas celanaku sebelumnya, bertemulah aku dg dr.bambang karsono. lagi2 aku mendapat dokter yg ramah, dan komunikatif walaupun dr.bambang ini sudah terlihat tua dg rambutnya yg putih semua, hihii... disini pun asistennya wanita.

aku pun menceritakan riwayat fetomaternalku sebelumnya kalau hasilnya sku tidak memiliki rahim. akhirnya usg yg harus dilakukan padaku adalah usg lewat anus dan vagina. owhhhh lagi2.... #tepokjidat
okelah, tak apa, sudah biasa sayah, hufhhhhh..

asisten pun mulai memasukkan alat usg ke dlm duburku, lg2 sakit yg sama dg usg sebelumnya, hiks.
dr.bambang menjelaskan kalau hanya ovariumku yg terlihat, ia tidak bs melihat rahim.
kemudian alat itu dicabut, diganti kondom dan gel baru, dimasukkan lg ke dlm vaginaku.
hasilnya msh sama seperti sebelumnya, alat usg tidak bs menembus vaginaku lebih dlm  ia blg ada semacam sekat yg menghalangi.
rahim pun tidak terlihat, akan tetapi ia melihat suatu keanehan dg ukuran kurang lebih 2cm sebesar kelingking. iapun bingung dan tidak bs memastikan itu rahim atau bukan.
huhuuu tadinya aku berharap kalau ia bs memberikan harapan padaku dg ditemukannya rahim yg pasti, pan konon ceritanya ia jago membaca usg, hiks. entahlah yg 2 cm itu apa, ,
tp ia keburu blg kalau aku tidak punya rahim, sama seperti diagnosa dr.Arya.

ya sudahlah, pemeriksaan hari itu selesai tepat jam stgh 8 mlm.
untungnya air mataku sudah abis jd aku gak nangis lg dngr hasil usg itu.
hufhhhhh......

biaya :
- administrasi : 50.000
- jasa medis : 350.000
- pemeriksaan usg : 150.000
- biaya habis pakai : 50.000
TOTAL : 600.000




Perjalanan amenore primer II

Tgl 10 maret akupun kembali melakukan tes pemeriksaan, pd hari itu yg harus aku jalani adalah pemeriksaan hormon, kromosom ( karyotiping ) dan usg fetomaternal.

ditemani suamiku.kamipun tiba di RSCM kencana kamipun langsung menuju ke laboratorium utk melakukan pemeriksaan hormon. kenapa tes hormon yg aku lakukan pertama kali? karena menurut saran banyak orang, tes hormon harus dilakukan sblm jam 10 pagi, karena itu termasuk proses pengambilan darah.

setelah menunggu selama 5 menit, akhirnya namaku dipanggil dan mulailah utk melakukan pengambilan darah. agak merinding jg ya melihat jarum suntiknya, tetapi sii dokter pun menyuruhku utk rilex dan tidak takut😝
proses pengambilan darah hanya berlangsung kira2 1 menit, rasanya hanya seperti digigit semut guys... hehe.
hasilnya pun akan keluar dlm waktu kurang lebih 3 jam.

oke lah, selama menunggu hasil kamipun menuju tujuan selanjutnya. klinik fetomaternal di Jl.kimia 5 , tepatnya disamping RSCM. sayangnya, kamipun blm beruntung😖 pd hari itu, para dokter fetomaternal sedang menjalani seminar di manado.
untunglah salah satu petugas disana menyarakan kami utk melakukan fetomaternal di klinik anggrek RSCM.
okelahh,  capcussss kita kesana.

kami tiba disana jam 9 pagi. suasana disana penuhhhh bgt. ya wajar sih, RSCM kn pusat RS rujukan di jakarta😔
dan agak kurang beruntung disini, karena aku terlambat daftar, sehingga harus menunggu lama namaku dipanggil. mana suamiku gak boleh msk, harus menungu diluar😖
jam berganti jam, namaku blm jg dipanggil, sedangkan 1 org memerlukan waktu kurang lebih 45 menit utk diperiksa. hati udh gelisahhhh bgt, soalnya aku harus menuju lembaga eijkman ( samping RSCM ) utk melakukan tes kromosom dan celakanya, eijkman tutup jam 4 sore. huhuuu mau nangis rasanya. aku sudah izin kpd petugas klinik fetomaternal utk melakukan tes kromosom dulu tp mereka tidak mengizinkan😖😖
ya sudahlahhh mau apa lagi. sementara suamiku mengambil hasil tes hormonku di RSCM kencana.

tepat jam 3 sore, namakupun dipanggil utk melakukan usg. wowwwww... 6 jam menunggu sodara2. parahhh..
akupun masuk k ruang fetomaternal dan bertemu dg dr. Aria Wibawa SpOG(K). dokternya terlihat masih muda dan ramah. dibantu dg seorang asisten wanita.
akupun berbaring di ranjang periksa dg melepaskan celana dalamku sebelumnya, dg hanya ditutupi selimut dibagian bawah, mulailah sii asisten mengoleskan gel diperutku, rasanya dinginn euy.. dan mulailah dr.Aria melakukan usg diperutku.
sambil terus melihat monitor, ia mengatakan bahwa rahimku tidak terlihat.

kemudian ia melakukan usg transvaginal dg memasukkan suatu alat yg sudah dilapisi gel sebelumnya ke dlm vaginaku. agak perih sih😭
dan lagi2 alat itu tidak dpt menembus vaginaku lebih jauh, sehingga tidak didapat hasil apapun.hikss

kemudian ia menyarankanku utk melakukan usg lewat anus ( whaaaattttt...? 😭 ) dg syarat aku harus buang air kecil dlu utk mengosongkan kandung kemihku,agar usg lebih mudah terlihat. okelah dok😖😖
setelah buang air kecil, aku berbaring lg utk melakukan usg lewat anus, huhuuu rasanya gak nyaman bgt, sakitt, apalagy aku punya riwayat ambeien😸
dlm pemeriksaan itu, dr.Aria dpt melihat ovariumku ( indung telur ) yg berjumlah 4, dan semua berukuran normal. tetapi ia kesulitan utk melihat rahimku.

pemeriksaan pun selesai, iapun menampakkan raut wajah serius. ia mengambil sehelai kertas dan menggambar sesuatu. rupanya ia menggambarkan saluran reproduksiku. diantaranya adalah ovarium dan vagina yg buntu. yaa vagina buntu, ia menjelaskan bahwa aku mengalami kelainan vagina dan tidak memiliki rahim . duaarrrrrr...seakan semuanya berubah gelap dimataku, aku mencoba agar air mataku tidak jatuh didepan dr.Aria,, tp apa daya,, air mataku akhirnya jatuh jg, tanpa berkata apa2 lg  bahkan tanpa sempat mengucapkan terima kasih atau kata maaf aku lgsg beranjak dr ranjang periksa. asisten dr.Aria pun berusaha menenangkanku, tp aku tetap pergi ke kamar ganti utk memakai celana dan lgsg keluar ruangan.
diluar ruangan aku menangis sejadi2nya di dpn suamiku, sambil menceritakan apa yg dibilang dr.Aria. untung aja dy mengerti, menerima apa adanya aku dan mencoba menguatkan aku bahwa semua sudah takdir Allah😖😖😖

menunggu selama 5 menit di ruang tunggu, akhirnya hasil foto usg ku keluar. lagi2 suamiku yg mengambil hasil usg fetomaternalku karena mataku udh bengkak karna menangis, malu donk ma petugasnya,hiks.

kamipun pulang tanpa melakukan tes kromosom, sudah gak minat rasanya utk melakukan tes itu, toh masalahnya dah jelas, aku tidak punya rahim. gak ada gunanya lg tes kromosom😖.


biaya :
- tes hormon :
  a. LH : 239.500
  b. FSH : 222.400
  c. PROLAKTIN : 239.600
  d. ESTRADIOL : 251.400
  TOTAL    : 953.000
- usg fetomaternal : 205. 000

total biaya 10/03/2015 = 1.158.000